Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Akibat hujan Deras Tanah Longsor Dua Rusak Rumah Rusak Parah.

Selasa, 20 Januari 2026 | Januari 20, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-20T11:08:29Z

Pasuruan,- Kabarexpress.com  - Tanah Longsor akibat hujan deras disertai angin kencang merusak dua unit rumah warga di Desa Gambiran, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Senin (19/1/2026). Peristiwa ini terjadi sejak siang hingga sore hari dan memicu kepanikan warga sekitar. Meski menimbulkan kerugian material cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.


Hujan dengan intensitas tinggi mulai mengguyur wilayah Prigen sejak pukul 12.45 WIB. Kondisi cuaca yang ekstrem tersebut berlangsung berjam-jam dan disertai hembusan angin kencang. Tanah di kawasan perbukitan Desa Gambiran yang labil akhirnya tidak mampu menahan debit air, sehingga longsor terjadi sekitar pukul 17.30 WIB.


Peristiwa tanah longsor ini menjadi pengingat serius akan potensi bencana hidrometeorologi yang masih mengancam wilayah Pasuruan, terutama pada musim hujan dengan curah tinggi.


Dua Rumah Warga Alami Kerusakan


Kerusakan paling parah dialami rumah milik Fitria (33), warga Dusun Pintrang RT 05 RW 07, Desa Gambiran. Longsoran tanah menghantam bagian belakang rumah hingga menyebabkan dapur ambruk total. Material tanah dan bebatuan menutup sebagian area rumah, sehingga tidak bisa langsung digunakan.


Sementara itu, rumah milik Suparmo (37), yang berada tidak jauh dari lokasi pertama, mengalami kerusakan pada struktur tembok. Dinding rumah retak dan sebagian tergerus tanah, meski bangunan utama masih berdiri. Kedua keluarga terpaksa membersihkan sisa material longsor sambil menunggu penanganan lanjutan dari pihak terkait.


Warga sekitar turut membantu proses pembersihan awal secara gotong royong, sembari mengantisipasi kemungkinan longsor susulan apabila hujan kembali turun.


Polisi dan Aparat Gabungan Turun ke Lokasi

Kapolsek Prigen, AKP Mulyono, S.Sos., MH, menjelaskan bahwa bencana tanah longsor tersebut dipicu oleh hujan deras dengan curah tinggi dan angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Prigen sejak siang hari. Kondisi tanah yang jenuh air mempercepat terjadinya longsoran.


“Begitu menerima laporan, kami bersama petugas piket langsung menuju lokasi kejadian untuk memastikan situasi aman dan melakukan langkah awal penanganan,” ujar AKP Mulyono.


Polsek Prigen segera berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, di antaranya Babinsa, Bhabinkamtibmas (BBKTM) Desa Gambiran, Kepala Desa Gambiran, serta Karang Taruna setempat. Sinergi ini dilakukan untuk mempercepat penanganan di lapangan dan memastikan keselamatan warga.


Antisipasi Bahaya Lanjutan dan Pendataan Kerusakan


Selain melakukan pengecekan kondisi rumah terdampak, aparat gabungan juga berkoordinasi dengan pihak PLN. Langkah ini dilakukan untuk mengamankan jaringan listrik di sekitar lokasi longsor agar tidak menimbulkan risiko tambahan, seperti korsleting atau sengatan listrik.


“Koordinasi dengan PLN kami lakukan untuk penanganan kabel listrik di sekitar lokasi, sehingga warga bisa merasa lebih aman dan tidak terjadi bahaya lanjutan,” jelas AKP Mulyono.


Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan darurat dan pendataan kerusakan masih terus berlangsung. Aparat gabungan juga mengimbau warga yang tinggal di sekitar lereng agar tetap waspada, terutama jika hujan deras kembali mengguyur wilayah Prigen.


Dampak Sosial dan Imbauan Kewaspadaan


Bencana tanah longsor ini tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga berdampak pada rasa aman warga. Aktivitas sehari-hari sebagian warga terganggu, dan kekhawatiran akan longsor susulan masih dirasakan.


Pihak kepolisian bersama pemerintah desa mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga lingkungan sekitar, serta segera melapor jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah. Upaya mitigasi dini dinilai penting untuk meminimalkan risiko dan dampak bencana di kemudian hari. 


G10

×
Berita Terbaru Update