Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

KadisDiskop,UKM Perindag Bersama PKL Gelar Penataan dan Penertiban kenyamanan wisatawan dan mendorong perputaran ekonomi lokal.

Kamis, 22 Januari 2026 | Januari 22, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-22T12:05:54Z

Pasuruan - Kabarexpress.com - Pemkab Pasuruan Gelar Dialog Penataan Pasar Wisata Cheng Hoo, Pandaan, dengan melibatkan pedagang kaki lima (PKL) dan lintas organisasi perangkat daerah (OPD), Rabu (22/1/2026).

Langkah tersebut merupakan upaya awal pemerintah daerah menata kawasan wisata agar lebih tertib, aman, dan nyaman bagi pengunjung.

Fokus Penataan Kawasan
WisataPemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) memfasilitasi pertemuan bersama puluhan pedagang Pasar Wisata Cheng Hoo.
Dialog ini membuka ruang komunikasi langsung antara pemerintah dan pedagang terkait pengelolaan pasar ke depan.

Libatkan OPD Terkait
Diskop UKM Perindag tidak bergerak sendiri. Dalam dialog tersebut, pemerintah daerah melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan.
Kolaborasi ini bertujuan membahas permasalahan secara menyeluruh, mulai penertiban, lalu lintas, hingga fasilitas pendukung.

Aspirasi Penyerahan Disampaikan
Pantauan di lokasi, suasana dialog berlangsung terbuka. Para pedagang memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan keluhan dan masukan yang selama ini mereka rasakan, khususnya saat ramai pengunjung pasar pada akhir pekan.

Masalah Penataan Lapak
Sejumlah PKL menyoroti penataan lapak yang dinilai belum merata. Mereka berharap pemerintah menetapkan aturan yang jelas agar tidak terjadi tumpang tindih lokasi perdagangan dan persaingan tidak sehat antar pedagang.

Dukungan Terhadap Penertiban
Perwakilan PKL, Kerto, menyatakan para pedagang siap mendukung kebijakan penataan Pasar Wisata Cheng Hoo. Menurutnya, penertiban justru dibutuhkan agar aktivitas jual beli berjalan lebih tertib dan nyaman.

Pengawasan Saat Ramai Pengunjung
Kerto juga meminta pemerintah menyiagakan petugas pada Sabtu dan Minggu. Ia menilai pengawasan diperlukan untuk mencegah munculnya pedagang pembohong yang memanfaatkan keramaian pengunjung.

Sorotan Penerangan Pasar
Selain pengawasan, pedagang menyoroti minimnya penerangan di sejumlah titik pasar. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan, terutama pada malam hari.

Retribusi Jadi Pertanyaan
Para pedagang juga persepsi belum adanya penarikan retribusi selama tiga bulan terakhir. Mereka berharap gambaran aturan agar kewajiban pengusaha sejalan dengan pengaturan kawasan.

Persoalan Parkir Mengemuka
Dari sektor parkir, koordinator parkir Pramono menyampaikan kapasitas parkir sering tidak mencukupi saat akhir pekan. Ia meminta pemerintah mempertimbangkan penataan ulang atau penambahan lahan parkir.

Respons Diskop UKM Perindag
Kepala Diskop UKM Perindag Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghony, mengapresiasi kesadaran pedagang yang memahami retribusi. Ia menilai hal tersebut menunjukkan kepedulian pengusaha terhadap kewajiban sebagai pelaku usaha.

Regulasi Masih Disiapkan
KadisDiskop,UKM dan Petindah Taufiqul Ghony menjelaskan, retribusi belum ditarik karena regulasi teknis masih dalam proses penyusunan. Pemerintah memilih memastikan dasar hukum siap sebelum kebijakan diterapkan.

Arahan Langsung Bupati
Di samping itu juga Kadisdiskopukm dan perindag Taufiqul Ghony menegaskan dialog ini merupakan tindak lanjut Arah Bupati Pasuruan setelah melakukan peninjauan ke Pasar Wisata Cheng Hoo. Dalam kunjungan tersebut, Bupati menerima sejumlah keluhan terkait citra kawasan wisata.tegas Taufiqul Ghony.

Cheng Hoo Ikon Daerah
Taufiqul Ghony, menyampaikan bahwa "Pasar Wisata Cheng Hoo merupakan ikon Kabupaten Pasuruan. Penataan yang rapi dan terjamin terjamin mampu meningkatkan kenyamanan wisatawan dan mendorong perputaran ekonomi lokal."

Komitmen Dishub Pasuruan
Kepala Dishub Kabupaten Pasuruan, Digdo Sutjahjo, meminta pedagang aktif melapor jika menemukan lampu mati atau parkir semrawut. Dishub memastikan siap melaporkan secara cepat.

Sinergi Penataan Berkelanjutan
Pemkab Pasuruan berharap dialog ini menjadi landasan sinergi berkelanjutan antara pedagang dan OPD. Penataan Pasar Wisata Cheng Hoo bertujuan menciptakan kawasan wisata yang tertib, aman, dan memberi dampak ekonomi positif. kata Digdo Stjahjo. ( Hery)
×
Berita Terbaru Update