Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

HUT Kota Pasuruan Ke 340 "Guyub Rukun Bareng-bareng Mbangun Pasuruan Kutho Anugrah”

Minggu, 08 Februari 2026 | Februari 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-08T09:42:00Z

Pasuruan - Kabaetexpress.com - Ribuan warga memadati lokasi acara sejak pagi, menandai antusiasme tinggi masyarakat dalam merayakan usia kota yang telah melampaui tiga abad.Perayaan Hari Jadi ke-340 Kota Pasuruan berlangsung semarak melalui Kirab Hari Jadi yang dipusatkan di Taman Harmoni Kota Pasuruan, Minggu (8/2/2026).

Kirab budaya tersebut menjadi simbol kuat kebersamaan dan semangat guyub rukun yang diusung sebagai tema peringatan tahun ini, “Guyub Rukun Bareng-bareng Mbangun Pasuruan Kutho Anugrah”. Rangkaian acara dikemas dengan sentuhan budaya, hiburan rakyat, serta partisipasi aktif masyarakat lintas generasi.

Suasana kian meriah dengan penampilan pelawak legendaris Kirun dan Kadir yang sukses mengundang gelak tawa pengunjung. Kehadiran mereka menjadi hiburan tersendiri di tengah perayaan yang sarat makna historis dan kultural.

Tak hanya kirab dan hiburan, Pemerintah Kota Pasuruan juga menghadirkan bazar UMKM bertema jajanan jadul pasar yang dapat dinikmati masyarakat secara gratis. Aneka kuliner tradisional menjadi magnet pengunjung dan menghidupkan suasana ekonomi kerakyatan. Kegiatan ini diperkuat dengan pelaksanaan Car Free Day dan Car Free Night, yang menjadikan ruang publik lebih inklusif dan ramah bagi aktivitas warga.

Sejumlah penampilan turut menyemarakkan acara, di antaranya atraksi Polisi Cilik (Pocil) Sekolah Rakyat yang mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Pemerintah Kota Pasuruan juga memberikan penghargaan kepada atlet-atlet berprestasi yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat regional maupun nasional.

Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, S.TP., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi ke-340 merupakan momentum refleksi perjalanan panjang Kota Pasuruan sekaligus pijakan untuk menatap masa depan.

“Usia 340 tahun ini menjadi ruang evaluasi bersama. Banyak capaian yang patut disyukuri, namun juga masih terdapat tantangan dan pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan secara kolektif,” ujar Adi Wibowo.

Ia menekankan bahwa semangat guyub rukun harus diwujudkan dalam praktik pembangunan yang inklusif dan partisipatif. Menurutnya, pembangunan Kota Pasuruan tidak dapat dijalankan hanya oleh pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Perayaan Hari Jadi ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik seluruh warga Kota Pasuruan. Dengan kebersamaan dan gotong royong, kita bangun kota ini agar benar-benar menjadi Kutho Anugrah bagi semua,” tegasnya.

Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-340, sebelumnya juga digelar sarasehan Peraturan Wali Kota tentang pakaian khas Kota Pasuruan yang digali dari nilai historis dan terinspirasi dari sosok Untung Suropati. Pakaian khas tersebut ditetapkan sebagai bagian dari identitas daerah setelah melalui kajian bersama tim formatur.

“Ini bukan sekadar busana, tetapi simbol jati diri dan kebanggaan Kota Pasuruan yang berakar dari sejarah,” tambahnya.

Peringatan Hari Jadi ke-340 Kota Pasuruan tahun ini diisi dengan sekitar 40 kegiatan yang melibatkan partisipasi masyarakat luas. Di tengah keterbatasan anggaran, Pemerintah Kota Pasuruan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat kemandirian daerah.

Kirab dan rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-340 diharapkan mampu memperkuat identitas Kota Pasuruan, menumbuhkan rasa memiliki, serta memperkokoh semangat gotong royong sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Pasuruan, Ketua TP PKK Kota Pasuruan, Sekretaris Daerah Kota Pasuruan, jajaran Forkopimda, Ketua dan Anggota DPRD Kota Pasuruan, perangkat daerah, camat, lurah, serta tokoh pemuda dan tokoh masyarakat.(H)

×
Berita Terbaru Update