Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Maling Gondol Kotak Amal Masjid Baiturrahman dengan merusak Gembok kunci

Rabu, 18 Februari 2026 | Februari 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-18T14:20:21Z

PASURUAN,Kabarexpress.com,--Masjid Baiturrahman yang terletak di Desa Pandean, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, kembali menjadi sasaran aksi pencurian. 

Pada Senin malam (16/02/2026), kotak amal yang selama ini menjadi sumber amal jariyah bagi jamaah masjid, hilang begitu saja dibawa oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya.

Aksi Pencurian yang Cermat

Kejadian ini baru terungkap pada Selasa sore (17/02/2026) ketika Ustaz Hasani, salah satu pengurus masjid, memeriksa kondisi kotak amal. 

Betapa terkejutnya beliau ketika mendapati gembok pengaman kotak amal tersebut sudah rusak, bahkan tampak patah berserakan di lantai. 

Selain itu, bekas goresan dari alat pemotong logam pun terlihat jelas pada permukaan kotak amal. Pelaku tampaknya telah merencanakan aksinya dengan sangat matang.

Menurut Ustaz Hasani, pelaku diduga menggunakan alat khusus untuk memotong gembok dan membuka kotak amal tersebut. 

"Saya kaget sekali, mas. Gembok sudah patah, bekas digergaji, isinya kosong," ujar Ustaz Hasani dengan nada prihatin.

Yang lebih mencengangkan lagi, pelaku berhasil melaksanakan aksinya dengan sangat hati-hati sehingga tidak terdeteksi oleh kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di lingkungan masjid. 

Meski alat pengawas tersebut seharusnya dapat membantu dalam penyelidikan, nyatanya tidak ada rekaman yang bisa dijadikan bukti untuk mengungkap pelaku.

Keprihatinan Warga dan Keamanan Masjid

Peristiwa ini bukan pertama kalinya terjadi di Masjid Baiturrahman. Warga setempat mengungkapkan kekecewaannya karena aksi serupa pernah terjadi sebelumnya, namun hingga kini pelaku pencurian tersebut belum tertangkap. 

Kejadian berulang ini membuat warga merasa khawatir dan tak aman, terutama mengingat tempat ibadah seharusnya menjadi tempat yang suci dan terlindungi dari tindakan kriminal.

"Saya sangat prihatin. Kami berharap pihak berwenang bisa segera mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pelaku.

 Kami juga berharap agar pengurus masjid lebih waspada dan memperbaiki sistem keamanan di sekitar masjid," ungkap salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya.

Imbauan untuk Keamanan Lebih Baik

Peristiwa ini juga menyulut perbincangan hangat di kalangan warga Desa Pandean. Mereka berharap pihak kepolisian segera turun tangan untuk menyelidiki kasus ini dan mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas pencurian tersebut. 

Selain itu, banyak di antara mereka yang menyerukan pentingnya memperketat sistem pengamanan masjid agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi pasti mengenai jumlah uang yang hilang dari kotak amal tersebut.

 Pihak pengurus masjid sedang melakukan perhitungan untuk mengetahui total kerugian yang diderita akibat peristiwa ini.

Dampak Sosial dan Harapan ke Depan

Kehilangan kotak amal ini tentu berdampak pada dana yang biasa digunakan untuk kegiatan sosial dan pembangunan masjid. 

Banyak pihak yang berharap kejadian ini tidak hanya menjadi pelajaran berharga, tetapi juga menjadi dorongan bagi pengurus masjid untuk meningkatkan pengawasan dan menjaga kepercayaan jamaah. 

Sebagai rumah ibadah, masjid seharusnya menjadi tempat yang aman, bukan hanya untuk beribadah, tetapi juga untuk menjaga kepercayaan dan solidaritas umat.

"Dengan adanya peristiwa ini, semoga kita semua bisa lebih berhati-hati dan saling menjaga lingkungan sekitar," tutup Ustaz Hasani, mengakhiri pembicaraannya dengan penuh harap. (H)

×
Berita Terbaru Update