PASURUAN, 22 JUNI 2026, Polemik berita mengenai pedagang yang keleleran atau terlantar di Pasar Karangketug, Pasuruan, menjadi sorotan publik. Pernyataan Ayik Suhaya Wakil Gubernur DPD LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Jawa Timur yang menentang praktik "3D" (Datang, Duduk, Duit) dalam birokrasi pemerintahan dan mendesak Pemkot Pasuruan untuk tidak abai, bersikap proaktif, serta segera mencarikan solusi konkrit bagi para pedagang yang terdampak.
Menanggapi permasalahan tersebut aktifis dan penggiat sosial kota Pasuruan R. Tjahjono (Yono) mengatakan “ kita juga tidak boleh memandang sebelah mata apa yang telah dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan serta dinas terkait yang telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk merespons kritik dan menata kawasan Pasar Karangketug. Bahkan kegiatan dinas tersebut berfokus pada pemulihan infrastruktur, relokasi, dan penegakan ketertiban pasca kebakaran, dan itu real nyata dirasakan oleh masyarakat pedagang pasar karangketug “ ujarnya
Ditambahkan pula “ Silakan kritik, karena kritik bertujuan memperbaiki dan meningkatkan pemahaman tapi kita tidak boleh mengesampingkan apa yang telah dilakukan oleh pemkot pasuruan, sebagai aktifis kita harus kritis terhadap penyelenggara pemerintahan namun harus obyektifitas dan yang penting kritik dilakukan dalam rangka membangun kota pasuruan, tidak boleh tendensius, apalagi sakit hati “ imbuhnya. (Tim/Red)

