Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kolaborasi Lintas Sektor Danone Indonesia Bersama Pesantren Wujudkan Akses Air Bersih dan Sanitasi.

Sabtu, 10 Oktober 2026 | Oktober 10, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-10T11:16:06Z




PASURUAN, 8 Oktober 2026 – Danone Indonesia menggandeng sejumlah mitra menggelar Festival Akses Air Bersih dan Sanitasi Pesantren Jawa Timur bertajuk “Mengalirkan Kebaikan: Akses Air Bersih dan Sanitasi untuk Santri Indonesia” di Pesantren Ngalah, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Kegiatan yang dilakukan dalam rangka menyongsong Hari Santri 2026 ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara pesantren, pemerintah, sektor swasta, lembaga keuangan, dan masyarakat untuk mendorong peningkatan akses air bersih, sanitasi layak, serta edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan pesantren.


Water.Org yang menghadirkan inovasi skema pembiayaan melalui program Water Credit. Skema tujuannya  untuk membuka akses pembiayaan yang terjangkau bagi pesantren dalam membangun sarana air bersih dan sanitasi secara mandiri dan berkelanjutan.

Akses terhadap air bersih dan sanitasi masih menjadi tantangan di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), akses sanitasi layak secara nasional pada 2024 mencapai 83,60%, yang berarti masih terdapat sekitar 45,4 juta masyarakat yang belum memiliki akses
sanitasi layak. Hampir 25 juta penduduk juga disebut belum menggunakan toilet, sementara baru sekitar7% air limbah domestik yang diolah secara aman.

"Tantangan tersebut juga dirasakan di lingkungan pesantren. Indonesia memiliki lebih dari 34.000 pondok pesantren dengan jutaan santri yang tinggal dalam sistem asrama."

Data dari survei yang dilakukan oleh Serikat Ekonomi Pesantren pada tahun 2024 terhadap 210 pondok pesantren di wilayah Jawa Barat, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur menunjukkan baru sekitar 54% pesantren memiliki akses air bersih layak, sementara hanya 38% yang memiliki fasilitas sanitasi memadai.Kondisi hunian yang padat, penggunaan fasilitas secara bersama, serta perlunya penguatan edukasi PHBS membuat akses air bersih dan sanitasi menjadi bagian penting dalam mendukung lingkungan belajar yang sehat dan produktif bagi santri.

Karyanto Wibowo,Public Affairs & Sustainability
Director Danone Indonesia mengatakan,“Pesantren memiliki peran st rat egis sebagai pusat pembelajaran dan pembentukan karakter yang memberikan pengaruh besar bagi masyarakat. Karena itu, upaya menghadirkan akses air bersih dan sanitasi yang layak tidak hanya tentang menyediakan fasilitas, tetapi juga
menumbuhkan perilaku hidup bersih dan sehat yang dapat diteladani oleh para santri serta
diteruskan kepada keluarga dan komunitas disekitarnya. Melalui kolaborasi ini, kami berharap semakin banyak pesantren yang dapat membangun lingkungan yang sehat sekaligus menjadi agen."

" perubahan yang menginspirasi dan membawa dampak positif bagi masyarakat luas
Sebagai bagian dari komitmen Danone Indonesia melalui Danone Impact Journey, Program Air Bersih dan Sanitasi telah memberikan manfaat kepada lebih dari 500.000 jiwa di berbagai wilayah di Indonesia. Program tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mencakup edukasi PHBS, pengelolaan lingkungan, serta penguatan tata kelola berbasis komunitas termasuk pesantren di dalamnya."

Dalam pelaksanaannya, Danone Indonesia berkolaborasi dengan sejumlah mitra strategis,
seperti Yayasan Sinergi Ekosistem Pesatren (
SEP ) sebagai jaringan pemberdayaan pesantren
dan Yuniar Restanto selaku Executive Director for Southeast Asia Water.Org mengatakan,“Ketika Melalui kolaborasi lintas sektor, Danone Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi berkelanjutan sekaligus memperkuat peran pesantren sebagai agen perubahan menuju masyarakat Indonesia yang lebih sehat. sebuah pesantren memiliki akses air bersih dan sanitasi yang memadai, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh para santri, tetapi juga oleh keluarga dan masyarakat di sekitarnya. Melalui 0WaterCredit, kami ingin membuka jalan bagi pesantren untuk mengakses pembiayaan yang membantu mewujudkan fasilitas air dan sanitasi yang aman, layak, dan berkelanjutan.Kami
percaya bahwa investasi pada air dan sanitasi adalah investasi bagi masa depan generasi yang
lebih sehat dan produktif.”

Santri sebagai Agen Perubahan
Festival yang dihadiri sekitar 3.500 peserta ini melibatkan santri Pesantren Ngalah, perwakilan
pesantren di sekitar Kabupaten Pasuruan,
lembaga keuangan. Kegiatan mencakup talkshow serta pameran edukasi yang mencakup materi nutrisi, hidrasi sehat dan sumber daya air berkelanjutan Salah satu agenda utama festival adalah pengukuhan Duta Santri BESTARI (Bersih, Sehat,Tangguh, dan Mandiri), yaitu para santri terpilih yang akan menjadi agen perubahan dan
penggerak perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan pesantren. Para Duta Santri BESTARI
diharapkan mampu menginspirasi sesama santri untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya akses air bersih, sanitasi yang layak, serta praktik pembentukan karakter dan budaya hidup sehat di pesantren.

Pasuruan menyampaikan, "Kami
KH Tantowie Abdullah Siradj, Ketua Dewan Pesantren menyambut baik penyelenggaraan Festival Akses Air Bersih dan Sanitasi ini sebagai wujud nyata kolaborasi dalam meningkatkan kualitas hidup santri dan lingkungan pesantren. Event ini sebagai bagian dari Hari Santri Nasional 2026, semoga melalui event ini kita bisa menjadikan santri yang lebih sehat. Sebagai wadah yang menghimpun pesantren di Kabupaten Pasuruan, kami terus mendorong kemitraan yang produktif antara pesantren, pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat untuk mendukung pengembangan pesantren yang sehat, mandiri, berdaya saing,serta mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat dan lingkungan."

Dalam sambutannya apresiasi diberikan oleh K.H. Muhammad Shobih Asrori, S.H atau Gus Shobih , Wakil Bupati Pasuruan “Pesantren menjadi salah satu perhatian utama Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus mengembangkan berbagai program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan serta kualitas kehidupan santri. Kami berterimakasih dan mengapresiasi kolaborasi yang digerakkan oleh Danone Indonesia, karena itu tentu saja Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan pesantren tidak dapat bergerak sendiri dibutuhkan kolaborasi dan untuk pembiayaaan fasilitas air bersih yang menunjang operasional pesantren. Kami berharap langkah ini dapat menciptakan santri hebat, yang kelak akan menjadi pemimpin-pemimpin di masa depan"

Melalui kolaborasi lintas sektor ini,Danone Indonesia berkometmen untuk terys menghadirkan sulosi berkelanjutan memperkuat peran pesantren sebagai agen perubahan menuju masyarkat yang lebih sehat. (H)
×
Berita Terbaru Update