Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

PELANTIKAN PENGUKUHAN DEKRANASDA PASURUAN RESMI DI LATIK PADA PERINGATAN HARI BATIK NASIONAL

Selasa, 06 Oktober 2026 | Oktober 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-06T12:37:46Z




Pasuruan - Pelantikan Pengukuhan pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah atau Dekranasda Kabupaten Pasuruan periode 2025-2030 serta Lomba Fashion Show Batik dalam rangka peringatan Hari Batik Nasional 2 Oktober.bertempat di Gedung Mpok Sendok Gedung Bupati Lantai l Komplek Perkantoran Raci Bangil,Selasa 06/10.


" Batik adalah bukti nyata bahwa batik bukan sekadar kain, bukan sekadar corak. Batik adalah identitas kita, filosofi hidup kita, dan warisan leluhur yang harus kita jaga bersama."

Ketua Dekranasda Kabupaten Pasuruan drg. Merita mengatakan saya merasa sangat bangga sekaligus tertantang. Karena Pasuruan memiliki kekayaan batik yang luar biasa, dengan motif-motif khas yang tidak dimiliki daerah lain.

" Kita memiliki Batik Banyubiru dari Winongan yang motifnya terinspirasi dari sumber air, kita memiliki Batik Bromo Tengger dari Tosari dengan motif gunung dan kawahnya yang megah, kita juga memiliki Batik Sidomukti dan batik khas dari Pandaan, Bangil, dan Gempol yang terus berkembang berkat tangan-tangan terampil para perajin kita. Batik-batik inilah yang menjadi kebanggaan dan menjadi tugas Dekranasda untuk melestarikannya, mempromosikannya, dan tentu saja, mensejahterakan para perajinnya." kata drg. Merita Ketua Dekranasda

Ketua Dekranasta pasuruan drg.Merita Rusdi Sutejo menjelaskan bahwa Peringatan Hari Batik Nasional tahun ini mengusung tema nasional "Batik Merawit, Melestari Tradisi, Menguat Ekonomi". Tema ini sangat relevan dengan misi kita di Dekranasda Pasuruan.

Melalui momen ini, saya ingin menyampaikan komitmen Dekranasda Kabupaten Pasuruan:

Pertama, Melestarikan. Kami akan terus melakukan pembinaan, pelatihan membatik bagi generasi muda, dan pendokumentasian motif khas Pasuruan agar tidak punah dan tidak diklaim oleh pihak lain.

Kedua, Memajukan. Kami akan mendorong inovasi. Batik Pasuruan harus naik kelas. Tidak hanya dijual sebagai kain, tapi harus menjadi fesyen, tas, sepatu, souvenir, dan produk kekinian yang diminati pasar anak muda dan pasar global.

Ketiga, Mensejahterakan. Kami akan terus membuka akses pasar bagi perajin batik. Mulai dari pameran, bazar UMKM, penjualan online, hingga kerjasama dengan hotel, perkantoran, dan instansi pemerintah untuk menggunakan batik Pasuruan sebagai seragam resmi.

Dalam kesempatan itu ketua Dekranasda ,Saya juga mengajak kepada seluruh ASN, guru, pelajar, karyawan swasta, dan seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan, mari kita bangga memakai batik. Bukan hanya di Hari Batik Nasional saja, tapi jadikan batik sebagai pakaian kebanggaan kita sehari-hari. Karena dengan membeli dan memakai satu lembar batik Pasuruan, kita telah membantu menghidupkan satu keluarga perajin.

Harapan ketua Dekranasda Pasuruan

drg.Merita Rusdi Sutejo Ketua Dekranasda Pasuruan menyampaikan, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Ditangan Bapak dan Ibu-lah, warisan budaya ini tetap hidup. Teruslah berkarya, teruslah berinovasi. Dekranasda Pasuruan akan selalu hadir untuk mendampingi dan memperjuangkan kesejahteraan panjenengan semua.

Akhir kata, saya atas nama Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan Dekranasda, mengucapkan Selamat Hari Batik Nasional.
"Mari kita jaga batik, kita cintai batik, dan kita banggakan batik Pasuruan ke mata dunia." (H)






×
Berita Terbaru Update