Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

BERAKSI...Begal Si Raja Tega Di Jalan Dua Pelajar Jadi Korban dan Sepeda Motor Raib.

Selasa, 24 Februari 2026 | Februari 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-24T11:55:25Z

Pasuruan - Kabarexpress.com

Kawanan Begal si raja tega di jalan kini  beraksi kembali di Kabupaten Pasuruan. Kali ini Begal Si raja tega di  jalan dapat korban dua pelajar di bawah umur. Satu di antaranya harus menahan perih setelah perutnya disabet senjata tajam oleh si raja tega di jalan begal dan sementara sepeda motor Yamaha NMax milik mereka melayang dibawa kabur pelaku begal si raja tega di jalan.

Peristiwa mencekam itu terjadi Senin (23/2/2026) sekitar pukul 22.30 WIB di ruas jalan kawasan Tamandayu Sukorame, Desa Duren Sewu, Kecamatan Pandaan — jalur yang mulai sepi saat malam dan minim pengawasan dan begal si raja tega jalanan sangat leluasa mendapatkan
Korban masing-masing AAB (15) dan MIR (16), warga Desa Jatirejo, Kecamatan Prigen. Keduanya saat itu berboncengan dari arah Pandaan hendak pulang ke rumah. Namun di tengah perjalanan,dan mereka dipepet dua pria tak dikenal yang mengendarai motor sport diduga jenis Satria atau Sonic warna hitam strip merah yaitu begal si raja tega di jalan.

Salah satu pelaku yang dibonceng turun dan langsung menendang motor korban hingga oleng keluar aspal dan terjatuh.
“Kami disalip lalu ditendang sampai jatuh,” ungkap MIR.

Belum sempat bangkit, pelaku kembali mendekat. Situasi berubah brutal ketika sebilah pisau dikeluarkan. AAB yang mencoba mempertahankan motor justru menjadi sasaran si raja tega di jalan.
“Teman saya didorong lalu disabet di bagian atas perutnya,” kata Mir

Luka gores di perut menjadi bukti kekerasan yang dialami pelajar tersebut.
Dalam kondisi terancam oleh senjata tajam, keduanya tak berani melawan. Para pelaku dengan leluasa membawa kabur motor NMax N 6418 XI warna putih ke arah Prigen.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Pandaan dengan nomor LPM/36/II/2026/SPKT dan kini dalam penanganan Polres Pasuruan. Petugas juga telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan korban.
Namun peristiwa ini kembali memunculkan pertanyaan lama
"Seberapa aman jalanan di Pasuruan pada malam hari, terutama bagi pelajar dan pekerja yang harus melintas..."

Begal si raja tega di jalan bukan lagi sekadar kriminalitas biasa. Pola kekerasan, penggunaan senjata tajam, hingga pemilihan lokasi yang relatif sepi menunjukkan pelaku beraksi dengan perhitungan.sampai berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan saat melintas malam hari.
Namun, masyarakat tidak butuh imbauan saja, melainkan tindakan nyata polisi untuk menghentikan begal si raja di  jalan yang terus berulang dan sangat meresahkan masyarakat.  (H)
×
Berita Terbaru Update