Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Lewat Seminar dan Pelatihan PCC , Diskoperindag Dorong IKM Naik Kelas

Minggu, 08 Februari 2026 | Februari 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-09T00:40:44Z

PASURUAN – Kabarexpress.com - Pemerintah Kabupaten Pasuruan semakin serius mendorong Industri Kecil dan Menengah (IKM) agar mampu berkembang dan memiliki daya saing yang lebih kuat. Upaya tersebut diwujudkan melalui seminar dan pelatihan IKM lokal yang digelar oleh Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pasuruan di Gedung Diponegoro Bendomungal, Bangil, Minggu (8/2/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah awal penguatan ekosistem usaha lokal melalui Pasuruan Creative Center (PCC) sebagai ruang pembinaan, edukasi, dan kolaborasi bagi pelaku IKM dan UMKM di Kabupaten Pasuruan. Ratusan peserta dari berbagai bidang usaha tampak antusias mengikuti kegiatan sejak pagi hari.

Kepala Diskoperindag Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghony, menegaskan bahwa pelaku IKM dituntut untuk memiliki mental berkembang dan tidak berhenti belajar. Menurutnya, keberhasilan usaha tidak cukup hanya bertahan, tetapi harus disertai peningkatan kualitas produk dan manajemen usaha.

“Pelaku IKM harus berani bermimpi lebih besar. Jangan berhenti ketika sudah mencapai satu titik. Terus berproses agar usaha bisa naik kelas dan memberi dampak ekonomi yang lebih luas,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk membuka wawasan pelaku usaha agar mampu membaca peluang pasar, meningkatkan mutu produksi, serta menciptakan lapangan kerja baru di daerah.

Sementara itu, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menyambut positif terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyebut seminar IKM ini sebagai fondasi awal PCC dalam mendampingi pelaku usaha lokal agar tumbuh secara berkelanjutan.

“Kami ingin PCC menjadi tempat belajar bersama, tempat bertukar ide, dan tempat tumbuhnya pelaku usaha Pasuruan agar lebih kuat dan mandiri,” kata Mas Rusdi, sapaan akrabnya.

Ia mengakui bahwa sebagai program baru, pelaksanaan PCC masih memerlukan evaluasi dan penyempurnaan. Namun demikian, Pemkab Pasuruan berkomitmen untuk menjadikan PCC sebagai program berkelanjutan.

“Kami akan terus memperbaiki dan menghadirkan kegiatan lanjutan yang benar-benar dibutuhkan oleh pelaku IKM dan UMKM,” jelasnya.

Mas Rusdi juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia sebagai kunci keberhasilan usaha. Menurutnya, keterbukaan terhadap ilmu dan inovasi menjadi faktor utama agar usaha mampu bertahan di tengah persaingan.

“Setiap pelaku usaha punya jalan sukses masing-masing. Pemerintah hadir untuk mendampingi, bukan membandingkan. Yang penting terus belajar dan berproses,” tegasnya.

Dalam sesi motivasi, King Abdi memberikan dorongan mental kepada para peserta agar tidak takut menghadapi kegagalan. Ia menilai keberanian untuk bangkit dari keterbatasan merupakan modal penting bagi seorang pengusaha.

“Jangan takut jatuh. Justru dari kegagalan kita belajar. Mulailah bergerak dan percaya pada kemampuan diri sendiri,” pesannya.

Manfaat kegiatan ini dirasakan langsung oleh peserta, salah satunya Rizal, pelaku usaha kuliner asal Bangil. Ia mengaku mendapatkan banyak wawasan baru yang dapat diterapkan dalam pengembangan usahanya.

“Materinya membuka pikiran kami. Kami jadi tahu pentingnya inovasi dan konsistensi dalam berusaha,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan berharap pelaku IKM mampu meningkatkan kualitas produk lokal, memperluas jaringan usaha, serta berkontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (H)

×
Berita Terbaru Update