Pasuruan - Kabarexpress.com Bupati pasuruan rusdi sutejo melantik beberap pejabat opd yang belum terisi di pemerintahan kabupaten pasuruan.
Kekosongan tersebut jabatan eselon II pada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan, akhirnya terisi.Tepatnya pada Rabu (1/3/2026) siang,
Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo melantik 4 orang Pejabat Tinggi Pratama.
Kekosongan tersebut telah terisi dan Keempat nama pejabat yang dilantik diantaranya Fathurrahman sebagai Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pasuruan.
Yuswianto sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Kemudian Firdaus Handara sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Sarinah Rostief sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Kontruksi Kabupaten Pasuruan.
Pelantikan digelar di Auditorium Mpu Sindok, Komplek Kantor Bupati Pasuruan dan disaksikan Ketua DPRD, Samsul Hidayat; Sekretaris Daerah (Sekda) Yudha Triwidya Sasongko, para Asisten dan pejabat lainnya.
Bupati pasuruan Rusdi sutejo du hadapan awak media menjelaskan bahwa untuk pertama kalinya, pelantikan Pejabat Tinggi Pratama alias Eselon II di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggunakan sistem Merit.
"Kami menjadi salah satu pemerintah daerah di Jawa Timur yang pertama kali menggunakan sistem Merit dalam Pelantikan Pejabat Eselon II," tegas Bupati.
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo,menyampaikan bahwa dalam penggunaan sistem merit, manajemen talenta menjadi kunci dalam penempatan pejabat. Tujuannya tak lain agar sesuai dengan kemampuan dan bidang yang tepat.
“Manajemen talenta ini menjadi kunci. Kira-kira dia itu lebih cocok di OPD mana, di bidang apa. Nah ini terus kita lakukan,” kata Bupati Pasuruan.
Di samping juga Mas Rusdi menyampaikan bahwa Pemkab Pasuruan akan mengkaji terus-menerus untuk mendapatkan formulasi yang tepat. Khususnya dalam rangka mengukur potensi yang dimiliki masing-masing dari seluruh ASN.
"Kita terus kaji sampai dapat formulasi yang paling pas untuk tahu potensi semua ASN kita," singkatnya.
Sementara itu, saat ditanya perihal masih adanya beberapa OPD yang belum memiliki pejabat eselon II atau Kepala Dinas, Mas Rusdi menambahkan dalam waktu dekat akan langsung menempatkan Plt (pelaksana tugas).
Plt tersebut tentu saja harus memenuhi persyaratan, dan dapat dilihat dari sistem merit yang langsung tersambung dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
"Akan diisi dengan Plt sambil kita lihat di Merit sistem apakah sudah memenuhi persyaratan atau belum," pungkasnya. (H)
Pelantikan digelar di Auditorium Mpu Sindok, Komplek Kantor Bupati Pasuruan dan disaksikan Ketua DPRD, Samsul Hidayat; Sekretaris Daerah (Sekda) Yudha Triwidya Sasongko, para Asisten dan pejabat lainnya.
Bupati pasuruan Rusdi sutejo du hadapan awak media menjelaskan bahwa untuk pertama kalinya, pelantikan Pejabat Tinggi Pratama alias Eselon II di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggunakan sistem Merit.
"Kami menjadi salah satu pemerintah daerah di Jawa Timur yang pertama kali menggunakan sistem Merit dalam Pelantikan Pejabat Eselon II," tegas Bupati.
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo,menyampaikan bahwa dalam penggunaan sistem merit, manajemen talenta menjadi kunci dalam penempatan pejabat. Tujuannya tak lain agar sesuai dengan kemampuan dan bidang yang tepat.
“Manajemen talenta ini menjadi kunci. Kira-kira dia itu lebih cocok di OPD mana, di bidang apa. Nah ini terus kita lakukan,” kata Bupati Pasuruan.
Di samping juga Mas Rusdi menyampaikan bahwa Pemkab Pasuruan akan mengkaji terus-menerus untuk mendapatkan formulasi yang tepat. Khususnya dalam rangka mengukur potensi yang dimiliki masing-masing dari seluruh ASN.
"Kita terus kaji sampai dapat formulasi yang paling pas untuk tahu potensi semua ASN kita," singkatnya.
Sementara itu, saat ditanya perihal masih adanya beberapa OPD yang belum memiliki pejabat eselon II atau Kepala Dinas, Mas Rusdi menambahkan dalam waktu dekat akan langsung menempatkan Plt (pelaksana tugas).
Plt tersebut tentu saja harus memenuhi persyaratan, dan dapat dilihat dari sistem merit yang langsung tersambung dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
"Akan diisi dengan Plt sambil kita lihat di Merit sistem apakah sudah memenuhi persyaratan atau belum," pungkasnya. (H)
