Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Peringati 10 Suro, Paguyuban KBTTPK Cabang Pasuruan 1 Gelar Pahargyan Khidmat Berbusana Adat Jawa

Jumat, 26 Juni 2026 | Juni 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-26T13:50:27Z

PASURUAN – Paguyuban Kawruh Bathin Tulis Tanpa Papan Kasunyatan (KBTTPK) Cabang Pasuruan 1 menggelar ritual keagamaan dan budaya Pahargyan dalam rangka memperingati malam 10 Suro 1960 Jawa. Acara yang sarat akan makna spiritual ini mengusung tema mendalam, "Rusaking tirta merga bedhaning wong sing tansah setyo mituhu marang gesange dewe dewe" (Kerusakan air/sumber kehidupan terjadi karena ego manusia yang hanya setia pada kepentingan hidupnya masing-masing).

Agenda sakral yang berlangsung pada malam hari tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus paguyuban, tokoh masyarakat setempat, Lurah, serta jajaran aparatur keamanan. Kehadiran lintas elemen ini menegaskan adanya harmoni yang kuat antara penghayat budaya dan pemerintah serta aparat keamanan di wilayah Pasuruan.

Suasana di lokasi ritual tampak begitu hening, sunyi, dan magis. Seluruh hadirin yang datang larut dalam kekhusyukan saat memanjatkan doa bersama untuk keselamatan, ketenteraman, serta pembersihan diri di momentum bulan Suro ini. Keheningan malam kian menambah kesakralan jalannya prosesi upacara.

Nuansa kebudayaan Jawa terasa sangat kental dalam peringatan ini. Seluruh pengurus dan anggota paguyuban tampak anggun dan berwibawa dengan mengenakan busana adat Jawa lengkap. Tidak hanya dari segi pakaian, nilai-nilai luhur dan tata krama khas Jawa pun sangat diperhatikan dan dijunjung tinggi oleh setiap hadirin sepanjang acara berlangsung.

Melalui tema yang diangkat, Pahargyan tahun ini menjadi ajang refleksi bersama bagi keluarga besar KBTTPK dan masyarakat. Pesan moral tersebut mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan alam dan meredam keakuan (ego pribadi) demi keberlangsungan hidup bersama yang harmonis.

Acara berjalan dengan aman, tertib, dan sukses, sekaligus menjadi bukti kelestarian tradisi spiritual Jawa yang tetap terjaga dengan baik di tengah modernisasi zaman. (Red)
×
Berita Terbaru Update