PASURUAN – Para seniman dan budayawan Kabupaten Pasuruan menggelar ritual Tolak Sengkolo di lokasi kejadian kecelakaan yang menelan korban jiwa di wilayah Pandaan.
Kegiatan yang digelar dengan khidmat ini berlangsung di. Rangkaian acara dipimpin oleh tokoh seniman kebudayaan Kab. Pasuruan dan dihadiri oleh keluarga korban, warga sekitar, perangkat desa, serta perwakilan Forkopimca Pandaan.Jalan Raya Surabaya- Malang Perempatan Patung Sapi desa Tawangrejo Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan,Minggu,12-07-2026Mohon Keselamatan dan Tenang Arwah Korban
"Tolak Sengkolo dilakukan sebagai ikhtiar batin untuk menolak bala, memohon keselamatan bagi pengguna jalan, dan mendoakan arwah korban agar diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa."
Ki Bagong Perwakilan Seniman Kebudayaan menjelaskan Rangkaian dimulai dengan pembacaan doa bersama, istighosah, pembakaran kemenyan, dan penyucian lokasi dengan air kembang. Dilanjutkan dengan pentas kesenian tradisional sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur.
"Ini bukan mistis, tapi ini budaya. Kita sebagai manusia berikhtiar lahir dan batin. Tujuannya agar tempat ini aman, tidak ada lagi kejadian serupa, dan arwah saudara kita yang meninggal diberikan tempat terbaik," ujar ki Bagong
Ajakan Tertib Berlalu Lintas
Selain doa, para seniman juga menyampaikan pesan moral kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan tertib saat berkendara di jalur Pandaan yang dikenal rawan kecelakaan.
Perwakilan keluarga korban, [Nama Keluarga], menyampaikan terima kasih atas kepedulian para seniman dan warga. "Kami sangat terharu. Semoga dengan doa bersama ini, almarhum/ah tenang di sana dan keluarga diberi ketabahan," ungkapnya.
Camat Pandaan Timbul Wijoyo yang hadir mengapresiasi inisiatif ini. "Pemerintah mendukung kegiatan positif seperti ini. Selain mendoakan, kita juga akan berkoordinasi dengan Satlantas Polres Pasuruan untuk menambah rambu dan penerangan di titik rawan ini," jelasnya.
Kegiatan ditutup dengan tabur bunga dan doa bersama di titik lokasi kejadian ,membagikan jeneng sengkolo kepada pengguna R2,R4 sebagai tolak balak,lebih berhati hati dalam pengendara kendaraan. (HR)
Selain doa, para seniman juga menyampaikan pesan moral kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan tertib saat berkendara di jalur Pandaan yang dikenal rawan kecelakaan.
Perwakilan keluarga korban, [Nama Keluarga], menyampaikan terima kasih atas kepedulian para seniman dan warga. "Kami sangat terharu. Semoga dengan doa bersama ini, almarhum/ah tenang di sana dan keluarga diberi ketabahan," ungkapnya.
Camat Pandaan Timbul Wijoyo yang hadir mengapresiasi inisiatif ini. "Pemerintah mendukung kegiatan positif seperti ini. Selain mendoakan, kita juga akan berkoordinasi dengan Satlantas Polres Pasuruan untuk menambah rambu dan penerangan di titik rawan ini," jelasnya.
Kegiatan ditutup dengan tabur bunga dan doa bersama di titik lokasi kejadian ,membagikan jeneng sengkolo kepada pengguna R2,R4 sebagai tolak balak,lebih berhati hati dalam pengendara kendaraan. (HR)
