PASURUAN – Menanggapi beredarnya informasi terkait dugaan keracunan 14 pelajar akibat konsumsi Makanan Bergizi Gratis di wilayah Pandaan, Kasi Humas Polres Pasuruan IPTU Joko Suseno SH memberikan keterangan resmi.
Berikut poin-poin tanggapan Kasi Humas Polres Pasuruan:
1. Polres Pasuruan Segera Turun ke Lokasi
"Begitu menerima laporan, kami bersama Polsek Pandaan dan Satgas MBG langsung menuju lokasi dan rumah sakit untuk mendata korban dan meminta keterangan awal dari pihak sekolah serta penyedia makanan," ujar IPTU Joko Suseno
2. Masih Dalam Tahap Penyelidikan
"Sampai saat ini kami masih melakukan penyelidikan. Tim sudah mengamankan sampel makanan untuk dilakukan uji laboratorium Kami juga berkoordinasi dengan Dinkes, BPOM, dan Satgas MBG Kabupaten Pasuruan," jelasnya.
3. Kondisi Korban Dipantau
"Berdasarkan data sementara, ada 14 pelajar dari SMAN I Pandaan yang mengalami gejala mual dan muntah. Saat ini seluruhnya sudah mendapat penanganan di Puskesmas Pandaan dan kondisinya stabil. Kami terus memantau perkembangan kesehatan para korban," terang IPTU Joko Suseno
4. Imbau Masyarakat Tidak Berspekulasi
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum pasti kebenarannya. Serahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada kami. Jika nanti ditemukan unsur pidana, pasti akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.
5. Komitmen Keamanan Program MBG
"Polres Pasuruan berkomitmen mengawal keamanan program MBG. Kami bersama Satgas MBG akan melakukan evaluasi dan pengawasan lebih ketat terhadap seluruh SPPG di Kabupaten Pasuruan agar kejadian serupa tidak terulang," pungkas IPTU Joko Suseno. (HR)
