Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dinkesda P2KB Kabupaten Pasuruan Kerahkan 30 Dokter Mata, 200 Warga Lolos Operasi Katarak Gratis

Kamis, 01 Oktober 2026 | Oktober 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-01T14:19:32Z




PASURUAN — Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui RSUD Grati menggelar bakti sosial operasi katarak massal bagi masyarakat kurang mampu. Kegiatan yang diproyeksikan berlangsung selama tiga hari tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, pada Kamis (10/1/2026).

Sebelum menjalani tindakan medis, para calon peserta diwajibkan melalui serangkaian proses penyaringan (screening) kesehatan yang ketat. Kepala Dinas Kesehatan Daerah, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkesda dan P2KB) Kabupaten Pasuruan, dr. Arma Roosalina, mengungkapkan bahwa dari total 336 warga yang mendaftar melalui Puskesmas, RSUD Grati, serta RSUD Bangil, hanya 200 pasien yang dinyatakan memenuhi kriteria medis.

"Penyaringan dilakukan secara teliti untuk memastikan tidak ada penyakit penyerta atau kondisi lain yang memerlukan perawatan lanjutan," ujar Arma.

Pelaksanaan bakti sosial ini melibatkan kolaborasi lintas sektor yang masif, mulai dari RSUD Grati, RSUD Bangil, Dinkesda P2KB, John Fawcett Foundation, 33 Puskesmas se-Kabupaten Pasuruan, PMI, hingga Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Malang. Sebanyak 30 dokter spesialis mata dikerahkan dan jadwal operasinya dibagi secara berkala selama tiga hari guna menjaga stamina tim medis.

Sementara itu, Wakil Bupati Shobih Asrori menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendongkrak derajat kesehatan masyarakat, sekaligus menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097.

"Bakti sosial ini adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu masyarakat yang terkendala masalah penglihatan. Terlebih, katarak berisiko tinggi jika dibiarkan dan biaya operasinya tidak murah," tegas figur yang akrab disapa Gus Shobih tersebut.

Ia berharap, layanan operasi gratis ini dapat mengembalikan fungsi penglihatan warga secara optimal sehingga mereka bisa kembali beraktivitas secara mandiri.

Kebahagiaan dan rasa syukur turut diungkapkan oleh Sukandi (peserta asal Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati) yang matanya telah buram sejak tiga bulan terakhir. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemkab Pasuruan atas terselenggaranya program yang meringankan beban warganya ini. (H)

×
Berita Terbaru Update