GEMPOL, KAB. PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan bergerak cepat pasca kebakaran yang melanda Pasar Kepulungan, Kecamatan Gempol. Dana Belanja Tidak Terduga atau BTT disiapkan untuk mempercepat pemulihan pasar agar aktivitas ekonomi warga segera kembali normal.
Langkah cepat ini ditegaskan oleh Bupati Pasuruan H.M Rusdi Sutejo,di dampingi Ketua DPRD Pasuruan H.Samsul Hidayat saat meninjau langsung lokasi kebakaran di Pasar Kepulungan pada.
Pemkab Tak Mau Pedagang Terlalu Lama Terdampak
Bupati Pasuruan H.M.Rusdi Sutejo menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa ratusan pedagang.
"Kami tidak mau menunggu lama. Pedagang harus segera bisa berjualan lagi. Saya sudah perintahkan BPBD, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta BPKAD untuk segera menghitung kebutuhan dan menyiapkan BTT untuk pemulihan darurat Pasar Kepulungan," tegas Bupati Pasuruan.
Menurutnya, BTT akan digunakan untuk tahap tanggap darurat, seperti pembersihan puing, pembangunan los / tenda darurat, serta perbaikan instalasi yang rusak agar pasar bisa difungsikan sementara.
Pendataan Kerusakan dan Korban
Kepala Pelaksana BPBD Kab. Pasuruan Sugeng menyebutkan timnya bersama Disperindag telah melakukan pendataan cepat.
"Dari hasil assessment awal, ada beberapa kios yang terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp Ratusan juta Data ini yang akan jadi dasar pencairan sesuai aturan," jelas Kalaksa Pasuruan.
Ia menambahkan, mekanisme pencairan BTT akan dilakukan sesuai Peraturan Bupati tentang Pengelolaan BTT, dengan prinsip cepat, tepat, dan akuntabel.
Pedagang Berharap Segera Punya Tempat Berjualan
Salah satu pedagang Pasar Kepulungan, mengaku bersyukur Pemkab bergerak cepat.
"Semua dagangan saya habis. Kami mohon segera dibuatkan tempat sementara biar bisa jualan lagi. Kalau kelamaan nganggur, kami tidak punya penghasilan," keluhnya dengan mata berkaca-kaca.
Kalaksa Pasuruan menjelaskan tentang Pemulihan pasar pssca kebakaran diantaranya
1. Tahap Darurat (BTT): Pembersihan lokasi, tenda / los darurat, sanitasi dan listrik sementara
2. Tahap Rehabilitasi: Perencanaan pembangunan kembali kios dan los pasar
3. Tahap Rekonstruksi: Pembangunan Pasar Kepulungan yang lebih aman dan modern dengan anggaran APBD / APBN
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Pasuruan Taufiqul Ghoni memastikan tidak akan ada pungutan liar dalam proses relokasi sementara pedagang.
"Kami akan atur penempatan pedagang secara adil dan transparan. Semua pedagang terdampak akan didata ulang dan mendapat prioritas," ujarnya.
Pemkab Pasuruan menargetkan dalam waktu singkat, pasar darurat sudah bisa beroperasi agar roda perekonomian di Kepulungan kembali berputar. (H)
